Polres Boalemo Bungkam, Aktivitas PETI Saritani Wonosari Diduga Masih Beroperasi

Poota.id, Boalemo – Aktivitas Pertambangan Tanpa Izin (PETI) di wilayah Saritani, Kecamatan Wonosari, Kabupaten Boalemo, dilaporkan masih terus beroperasi. Kondisi ini memicu keresahan masyarakat setempat yang menilai aparat penegak hukum terkesan lamban dan tutup mata terhadap kegiatan ilegal tersebut.

Berdasarkan penelusuran tim media ini di lapangan, penertiban yang sebelumnya pernah dilakukan dinilai warga hanya bersifat formalitas semata. Hingga saat ini, aktivitas penambangan liar masih tetap berjalan tanpa tindakan tegas yang berkelanjutan dari pihak berwenang.

Warga sekitar mengungkapkan bahwa beberapa hari lalu sempat terlihat sejumlah anggota kepolisian mendatangi lokasi tambang. Namun, kedatangan aparat tersebut tidak diketahui secara pasti tujuannya.

Baca Juga :  Soal TPU di Desa Potanga, Lahmuddin Minta Pemdes Cari Lokasi Baru

“Beberapa hari lalu ada polisi yang naik ke atas pak, cuma tidak tau buat apa,” ujar salah seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Meski demikian, warga tersebut memastikan bahwa tidak ada alat berat yang turun ke lokasi penambangan dalam kegiatan tersebut.

“Tidak ada alat yang turun, Pak. Alat-alat itu cuma dikumpul di sebelah, dan polisinya cuma naik ke arah Dulamayo sana,” tambahnya.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari Kapolres Boalemo terkait langkah nyata yang akan diambil untuk menghentikan aktivitas PETI di Saritani.

Upaya konfirmasi yang dilakukan oleh tim media ini kepada Kasat Reskrim Polres Boalemo, Iptu Nurwahid Kiay Demak, pada Selasa (27/10/2026), juga belum mendapatkan tanggapan.

Baca Juga :  Pemkab Boalemo Peringati Maulid Nabi 1448 H, Bupati Rum Pagau Tekankan Pentingnya Salat Lima Waktu

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *