Bupati Boalemo Rum Pagau Ancam Copot Pejabat yang Terlibat Jual Beli Jabatan

Poota.id, Boalemo – Bupati Boalemo, Rum Pagau, beri peringatan keras terhadap praktik transaksional dalam mutasi dan rotasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kabupaten Boalemo. Ia menegaskan bahwa jabatan di birokrasi daerah tidak untuk diperjualbelikan.

Penegasan tersebut disampaikan Rum Pagau saat melantik sejumlah pejabat di lingkungan Pemkab Boalemo yang berlangsung di Pendopo Kantor Bupati, pada Senin (26/10/2026).

Dalam arahannya, Rum Pagau blak-blakan mengungkap modus operandi yang kerap dimainkan oleh oknum-oknum di sekitar lingkaran kekuasaan. Menurutnya, kedekatan dengan bupati maupun wakil bupati sering kali disalahgunakan untuk memuluskan ambisi menduduki jabatan tertentu.
“Biasanya orang-orang yang terdekat dengan bupati atau wakil bupati, karena mereka dengar ada mutasi, yang mereka tahu orang ini bisa naik, mereka akan duluan. ‘Hei, kita so bilang kami sama bupati nanti’. Di situlah terjadi transaksi,” ungkap Rum Pagau.

Baca Juga :  Lahmudin Hambali Gelar Apel Kendaraan Dinas, Wakil Bupati Tekankan Tertib Administrasi Aset

Sebagai bentuk komitmen membersihkan birokrasi, Bupati sarat pengalaman ini melayangkan ancaman telak. Ia tidak akan segan-segan mencopot dan mengembalikan pejabat bersangkutan ke posisi semula jika terbukti ada permainan uang di balik mutasi tersebut.

“Maka kalau itu kedengaran setelah ini, saya akan kembalikan saudara pada posisi semula. Sebab jabatan ini tidak diperjualbelikan. Jabatan hanya diberikan kepada orang yang punya kompetensi dan punya kinerja yang baik,” tegasnya.

Selain itu, Rum Pagau menganalogikan penyegaran birokrasi ini secara sederhana, layaknya seseorang yang menyantap menu makanan agar tidak membosankan. Penyegaran organisasi dinilai krusial, terutama bagi pejabat yang telah menduduki posisinya selama lebih dari lima tahun guna menghindari kejenuhan.

Sebaliknya, evaluasi ketat juga diberlakukan bagi pejabat baru yang kinerjanya dinilai kurang optimal.

“Yang baru satu tahun saya lihat orangnya baik, tapi tidak berkinerja, harus dipindahkan, carikan tempat yang cocok kepada yang bersangkutan. Hanya itu yang saya lakukan,” imbuhnya.

Baca Juga :  Rahmat Gobel Tinjau RS Clara Gobel, Bupati Boalemo Harap Dukungan Peningkatan Layanan Kesehatan

Dirinya juga mewanti-wanti siapa pun, termasuk pihak keluarga maupun orang terdekat bupati dan wakil bupati, agar tidak coba-coba memperjualbelikan jabatan demi kepentingan pribadi.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *