Daerah  

Dinkes Boalemo Klarifikasi Isu TPP: Bukan Ditahan, Tapi Proses Administrasi

Poota.id, Boalemo – Isu seputar keterlambatan pencairan Tunjangan Penghasilan Pegawai (TPP) di lingkungan Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo akhirnya mendapat klarifikasi resmi dari pihak instansi terkait.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, melalui Kasubag Keuangan dan Perencanaan, Noldy Djaini, menegaskan bahwa informasi yang menyebutkan TPP sengaja ditahan adalah tidak benar.

Menurut Noldy, proses pencairan TPP sudah berada di tahap Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D). Untuk TPP Dinkes tanggal 10 Juli dan TPP Puskesmas tanggal 11 Juli 2025. Dan telah disetujui olehnya sehari sebelumnya, pada Jumat 11 Juli 2025.

“TPP Dinas Kesehatan sudah dalam proses SP2D. Memang prosesnya itu setalah dari bank, di transfer ke rekening Dinas, setelah itu di input satu persatu, dilakukan validasi, dan di approve. Memang proses administrasi lama, dan Jumat kemarin sudah saya approve. Jadi tidak benar kalau disebut ada unsur kesengajaan dalam keterlambatan ini,” jelas Noldy saat dikonfirmasi media, Senin (14/7).

Baca Juga :  Pemkab Boalemo Gelar Ramah Tamah Pelepasan Kajari Yopy Adriansyah

Noldy juga menambahkan bahwa keterlambatan bukan karena unsur kesengajaan, melainkan karena adanya kesibukan yang juga berkaitan dengan tugas-tugas Dinas Kesehatan di luar kantor.

“Saya juga sedang mengurus beberapa program Dinas Kesehatan di luar, jadi tidak sempat memproses lebih awal dan proses approve itu harus di laptop tidak boleh di hp. Tapi perlu digarisbawahi, saya tidak pernah menahan TPP. Kalau saya menahan, tentu sejak dulu sudah ramai dipersoalkan oleh pegawai,” tegasnya.

Ia menyayangkan pemberitaan yang terkesan menggiring opini publik tanpa adanya konfirmasi langsung terlebih dahulu kepadanya. Menurutnya, hal ini adalah persoalan administratif biasa yang semestinya tidak perlu dibesar-besarkan.

“Ini hanya persoalan kecil yang terkesan dibesar-besarkan. Harusnya dikonfirmasi dulu ke saya. Tapi ini langsung dibuatkan berita seolah-olah saya sengaja menahan pencairan, padahal tidak ada niat sedikit pun,” tambah Noldy.

Baca Juga :  Fahrul Wahidji Desa Kapolres Bone Bolango Ambil Peran Aktif jaga Stabilitas Daerah

Klarifikasi ini diharapkan mampu meredam kesalahpahaman yang berkembang di kalangan pegawai Dinkes maupun masyarakat. Pihak Dinas Kesehatan Boalemo juga berkomitmen untuk terus meningkatkan transparansi dan pelayanan, khususnya dalam hal administrasi keuangan.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *