Poota.id, Boalemo — Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Boalemo menggelar kegiatan bedah buku kepemiluan berjudul Birokrasi vs Pemilu : Membaca Indonesia dari Boalemo di Gedung Rumah Pintar Pemilu (RPP) Mohuyula KPU Boalemo, Selasa (11/8/2026).
Berlangsung di Gedung RPP Mohuyula KPU Boalemo, Selasa (11/8/2026), kegiatan ini menjadi ruang dialektika yang mempertemukan teori, regulasi, dan realitas birokrasi di lapangan.
Ketua KPU Boalemo, Yuyun Antu, menegaskan bahwa pemilihan tema dan lokus dalam buku ini sangat strategis.
Guna memperkaya sudut pandang ucap Yuyun, KPU Boalemo sengaja menghadirkan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Boalemo sebagai pembanding utama untuk membedah isi pemikiran dalam buku tersebut.
“Salah satu pembanding yang kami hadirkan pada bedah buku ini adalah Sekda Boalemo, karena sangat kami butuhkan untuk pembanding pemikiran dalam buku ini,” ungkap Yuyun.
Dirinya juga memberikan apresiasi kepada penulis, Dr. Ramli Mahmud, yang telah memilih Kabupaten Boalemo sebagai lokus utama dalam menarasikan dinamika demokrasi Indonesia.
Bagi KPU Boalemo kata Yuyun, substansi dari bedah buku ini memiliki benang merah yang sangat kuat dengan tugas pokok dan fungsi penyelenggara pemilu.
Melalui lembaran-lembaran buku tersebut, Yuyun berharap publik dapat merenungkan kembali esensi utama dari tata kelola pemerintahan yang bersih dan tidak berpihak.
“Kami pun berharap dengan adanya judul buku yang memunculkan pertanyaan menarik, birokrasi harusnya netral. Semoga dengan adanya bedah buku ini bisa semakin memperkuat perayaan demokrasi di Kabupaten Boalemo,” pungkasnya.













