Poota.id, Boalemo — Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau menghadiri Apel Besar peringatan Hari Pramuka ke-65 tingkat Kabupaten Boalemo yang berlangsung di Lapangan Desa Bongo II, Kecamatan Wonosari, Jumat (14/8/2026).
Kegiatan tersebut turut dihadiri Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si. selaku Ketua Kwarcab Pramuka Kabupaten Boalemo, Sekretaris Daerah Prof. Dr. Nurdin Baderan, SP., M.Si., Ketua TP PKK Kabupaten Boalemo Ny. Hartati Moha Pagau, S.Pd., M.Si., Wakil Ketua TP PKK Ny. Rina Satuan Hambali, ST., perwakilan Forkopimda, pengurus Kwarcab, serta peserta upacara dari kalangan pelajar SD dan SMP bersama para pembina Pramuka.
Dalam sambutannya, Rum Pagau mengatakan Hari Pramuka bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Menurutnya, peringatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat komitmen dalam membangun karakter generasi bangsa sebagai fondasi menuju Indonesia Emas.
“Ini bukan hanya sekadar memperingati seremonial tahunan, melainkan sebuah momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam membangun karakter bangsa,” ujar Rum.
Ia menilai Gerakan Pramuka telah memberikan kontribusi besar dalam membentuk generasi yang mampu mengabdi di berbagai bidang. Dari waktu ke waktu, Pramuka telah melahirkan pemimpin, pendidik, ilmuwan, aparatur negara, tokoh masyarakat, wirausaha hingga relawan kemanusiaan.
Rum juga menekankan pentingnya nilai-nilai Tri Satya dan Dasa Darma dalam membentuk pribadi yang tangguh dan mampu menghadapi perubahan zaman.
Pada peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026, Gerakan Pramuka mengusung tema “Berkreasi, Berinovasi, Terampil, dan Mandiri untuk Mendukung Swasembada Pangan.”
Menurut Rum, tema tersebut mencerminkan komitmen Gerakan Pramuka dalam mendukung Asta Cita kedua pemerintah, khususnya dalam memperkuat ketahanan dan kemandirian nasional di bidang pangan.
Ia berharap sinergi antara pemerintah daerah dan Gerakan Pramuka terus diperkuat sehingga memberikan manfaat lebih besar bagi pembinaan generasi muda.
“Marilah kita jadikan peringatan Hari Pramuka ke-65 tahun 2026 ini sebagai momentum membaharui tekad, memperkuat persatuan, memperluas pengabdian, serta meningkatkan kontribusi nyata Gerakan Pramuka bagi bangsa dan negara,” pungkas Rum.












