Boalemo, Poota.id – Insiden dugaan penganiayaan yang terjadi di lingkungan Kantor Dinas Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah, Perindustrian dan Perdagangan (Diskumperindag) Kabupaten Boalemo akhirnya mendapat tanggapan dari Kepala Dinas, Hasan Makuta.
Saat dikonfirmasi oleh Poota.id, Hasan mengaku baru mengetahui kejadian tersebut sehari setelah peristiwa.
“Pada hari kejadian saya sedang berada di luar kantor untuk melakukan pemantauan pembentukan beberapa Koperasi Desa. Saya baru diberi tahu keesokan harinya,” jelas Hasan, Jumat (16/5).
Ia mengungkapkan bahwa awalnya mengira insiden itu hanyalah kesalahpahaman biasa, namun setelah menerima laporan dari staf dan mendengar berbagai keterangan, ia menyesalkan terjadinya kekerasan fisik antar pegawai di instansinya.
“Ini sangat kami sayangkan. Lingkungan kerja seharusnya menjadi ruang yang aman, profesional, dan penuh etika, bukan tempat munculnya konflik apalagi kekerasan,” ujar Hasan.
Hasan menegaskan pihaknya tidak akan tinggal diam dan segera melakukan langkah pembinaan kepada kedua pihak yang terlibat. Ia juga memastikan bahwa evaluasi menyeluruh akan dilakukan guna mencegah kejadian serupa terulang.
“Saya akan memanggil semua pihak terkait untuk klarifikasi dan pembinaan. Jika terbukti melanggar kode etik ASN, tentu ada sanksi yang akan dijatuhkan sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Tak hanya itu, ia juga menyampaikan keprihatinannya terhadap kondisi korban yang saat ini disebut mengalami trauma dan belum bisa kembali bekerja.
“Saya turut prihatin. Semoga korban segera pulih, baik secara fisik maupun psikis,” kata Hasan.
Hasan menutup keterangannya dengan menekankan pentingnya membangun komunikasi yang sehat dalam lingkungan kerja.
“Tidak ada alasan yang membenarkan tindak kekerasan. Semua bisa dan harus diselesaikan dengan dialog, bukan emosi,” pungkasnya. (MSE)













