Poota.id, Boalemo — Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo mencatat sebanyak 1.450 kasus malaria sepanjang periode Januari hingga 15 September 2026.
Data tersebut dipaparkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Boalemo, Rabu (16/9/2026), di Aula Dinas Kesehatan Boalemo.
Dalam paparannya, Sutriyani menjelaskan bahwa kasus malaria tersebut tersebar di sejumlah wilayah pelayanan kesehatan (PKM) di Kabupaten Boalemo. Berdasarkan domisili, kasus terbanyak tercatat di wilayah PKM Sartani dengan 379 kasus, disusul PKM Bongo I sebanyak 211 kasus dan PKM Mananggu sebanyak 166 kasus.
Selanjutnya, kasus tercatat di PKM Botumoito sebanyak 140 kasus, PKM Pangi 137 kasus, PKM Tilamuta 120 kasus, PKM Dulupi 74 kasus, PKM Bongo Nol 68 kasus, PKM Bertian 57 kasus, PKM Paguyaman 56 kasus, dan PKM Paguyaman Pantai 42 kasus.
Jika dijumlahkan, seluruh kasus berdasarkan wilayah domisili tersebut mencapai 1.450 kasus.
Sutriyani menyampaikan bahwa kondisi tersebut menjadi perhatian Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo karena malaria masih menjadi salah satu persoalan kesehatan masyarakat yang memerlukan penanganan bersama.
” Upaya pengendalian tidak hanya dilakukan melalui pelayanan dan pengobatan terhadap penderita, tetapi juga melalui pencegahan penularan serta peningkatan kesadaran masyarakat,” ujarnya.
Sutriyani juga mengajak masyarakat untuk melakukan sejumlah langkah pencegahan, antara lain menghindari gigitan nyamuk, menggunakan kelambu, menggunakan repelan, serta segera memeriksakan diri ke fasilitas kesehatan apabila mengalami gejala yang mengarah pada malaria.
Dirinya juga mengungkapkan pemaparan kasus tersebut menjadi bagian dari koordinasi lintas sektor dalam upaya pengendalian malaria di Kabupaten Boalemo.
” Dengan masih banyak penemuan kasus di sejumlah wilayah, diperlukan dukungan bersama antara pemerintah daerah, fasilitas kesehatan, pemerintah kecamatan dan desa, serta masyarakat untuk memperkuat langkah pencegahan dan penanganan malaria,” pungkasnya.













