Viral! Postingan Oknum ASN Diduga Rendahkan P3K Paruh Waktu Tuai Hujatan Warganet

Poota.id, Gorontalo – Jagat media sosial dihebohkan dengan unggahan akun Facebook atas nama Yerlina Junus Simalu yang diduga merendahkan tenaga Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K) paruh waktu. Postingan tersebut menuai kecaman luas, terutama dari warganet Gorontalo, karena dianggap merendahkan perjuangan para P3K yang baru saja lulus seleksi.

Dalam unggahan awalnya, akun itu menuliskan kalimat sindiran:

“Ini kamu P3K delo kse tau pa kamu p ortu utis kalau kamu bo p3k bukan PNS. Ada ati saking gembiranya dp ortu dy blg dp anak so lulus PNS pdhal bo P3K paruh waktu.”

Jika dimaknai, maksud tulisan itu adalah menyarankan agar para P3K tidak membiarkan orang tua salah kaprah dengan mengira mereka sudah berstatus PNS penuh.

Meski kemudian unggahan itu diubah, jejak digitalnya terlanjur menyebar luas. Warganet ramai-ramai mengkritik postingan tersebut.

Baca Juga :  Dinas Kesehatan Boalemo Bahas Penguatan Fasilitas Kesehatan Lewat Program SOPHI dan InPULS

Seorang pengguna akun @alvaro nufail menulis pedas:
“Hulilomao ami odiye..mo paruh waktu, mo paruh baya, toh bukan ng yg ba gaji pa trng kan..#hinaaaaaaaaa”

Namun ada juga yang mencoba menengahi. Akun @nur milan pulumoduyo berkomentar:
“Tidak apa ibu biar saja itu jadi urusan yg bersangkutan dg ortunya, standar bahagia tiap orang juga beda-beda. Selamat untuk teman-teman yg lulus P3K “

Kontroversi semakin ramai karena publik menyoroti status pemilik akun sebagai Aparatur Sipil Negara (ASN). Banyak pihak menilai sikap tersebut tidak mencerminkan etika ASN yang seharusnya menjaga netralitas, memberi teladan, serta menghindari pernyataan yang menimbulkan keresahan sosial.

Hingga berita ini diturunkan, unggahan tersebut telah mengundang ratusan komentar dan dibagikan 58 kali di Facebook.

Baca Juga :  Safari Ramadan di Dulupi, Wabup Lahmudin Sosialisasikan Program Absensi Digital Sekolah

Kasus ini menambah daftar panjang polemik seputar status dan kedudukan P3K di mata publik, terutama setelah banyak tenaga honorer dinyatakan lulus seleksi dan kini tengah melengkapi berkas administrasi di laman BKN.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *