Poota.id, Boalemo — Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau membuka High Level Meeting Monitoring dan Evaluasi Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Triwulan III yang digelar di Cabana Resto Bolihutuo, Jumat (28/11/2025).
Kegiatan ini dihadiri Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, S.Sos., M.Si, Kepala BKPD Drs. Taufik Kumali, MM, para camat, serta kepala desa se-Kabupaten Boalemo.
Dalam sambutannya, Bupati Rum Pagau menegaskan bahwa penguatan pendapatan daerah melalui optimalisasi PBB menjadi langkah penting di tengah tuntutan efisiensi anggaran.
“Kegiatan ini sangat penting. Dengan efisiensi anggaran, pendapatan daerah harus ditingkatkan dengan cara apa pun, tetapi tidak menyakiti dan tidak memberatkan masyarakat,” ujar Bupati.
Ia menekankan perlunya solusi bagi masyarakat yang mengalami kesulitan membayar pajak, mengingat tidak semua warga memiliki pendapatan tetap.
“Memang pajak adalah kewajiban, tetapi kita harus melihat kondisi masyarakat. Carikan solusi agar mereka tetap bisa membayar tepat waktu,” tambahnya.
Bupati Rum Pagau juga menyoroti adanya sejumlah desa yang masih memiliki tunggakan PBB, sementara beberapa desa sudah mencapai realisasi 100 persen.
“Saya minta desa-desa yang belum mencapai 100 persen agar melunasi paling lambat 15 Desember,” tegasnya.
Ia meminta para kepala desa memberikan pendampingan bagi warga yang mengalami kesulitan membayar pajak.
“Kalau ada masyarakat yang belum bisa membayar, carikan solusi. Banyak warga kita belum memiliki pekerjaan tetap,” tuturnya.
Bupati juga mengingatkan bahwa beragam program pemberdayaan masyarakat yang didukung melalui ADD dan Dana Desa dapat dimanfaatkan untuk memperkuat pertumbuhan ekonomi sehingga kemampuan bayar pajak masyarakat meningkat.
“Pemberdayaan masyarakat melalui ADD dan Dana Desa adalah salah satu solusi untuk mendorong ekonomi desa,” pungkasnya.













