Poota.id, Bone Bolango – Persoalan pertambangan rakyat di Kabupaten Bone Bolango mulai memanas. Koordinator Aliansi Peduli Pertambangan Rakyat, Fahrul Wahidji, secara terbuka melayangkan tantangan debat kepada Rahwandi, Kamis (7/5/2026).
Kata Fahrul, undangan terbuka ini dilayangkan untuk menanggapi berbagai tudingan Rahwandi yang dinilai menyudutkan para penambang lokal.
Fahrul menegaskan bahwa langkah ini diambil agar ruang publik tidak terus-menerus diisi oleh narasi sepihak yang tidak berbasis fakta lapangan.
Ia menilai aksi provokasi di media massa hanya akan memperkeruh suasana dan merugikan masyarakat kecil.
“Saya tantang saudara Rahwandi untuk beradu argumen secara jantan dalam forum resmi. Kita uji data dan logika di depan publik. Pikiran harus dilawan dengan pikiran,” tegas Fahrul.
Dirinya mengusulkan agar debat terbuka tersebut dilaksanakan di Gedung DPRD Bone Bolango. Lokasi ini dipilih agar perdebatan dapat disaksikan langsung oleh para wakil rakyat serta perwakilan masyarakat penambang.
Fahrul menyatakan pihaknya siap membedah secara tuntas tiga aspek utama pertambangan Suwawa yang selama ini menjadi polemik, yakni:
Aspek Ekologis: Menjawab tudingan pencemaran lingkungan.
Aspek Sosial: Dampak aktivitas terhadap tatanan masyarakat.
Aspek Ekonomi: Peran tambang dalam kelangsungan hidup warga.
“Kalau merasa benar dengan data yang dimiliki, silakan datang dan sampaikan di depan kami. Jangan menjadi pahlawan kesiangan di media sementara yang terjadi justru penggiringan opini yang menyesatkan,” tambahnya.
“Rakyat butuh solusi dan legalitas, bukan provokasi yang mengancam piring nasi mereka. Mari kita selesaikan secara intelektual di meja debat,” pungkas Fahrul.













