Daerah  

Tutup Drag Race, Wabup Boalemo Isyaratkan Event Grasstrack di Pantai Bolihutuo Juli Mendatang

Poota.id, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, secara resmi menutup pelaksanaan event drag race yang berlangsung selama tiga hari di Desa Hungayonaa, Kabupaten Boalemo, pada Minggu (17/5/2026).

Kegiatan otomotif ini sukses terselenggara atas kerja sama panitia lokal dengan Ikatan Motor Indonesia (IMI) Provinsi Gorontalo.

Wabup Lahmuddin menyampaikan apresiasi yang tinggi kepada Ketua IMI Provinsi Gorontalo, Erwin Ismail, panitia pelaksana, serta seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran acara tersebut. Menurutnya, kepercayaan yang diberikan kepada Kabupaten Boalemo merupakan kebanggaan sekaligus motivasi untuk terus mewadahi kegiatan positif bagi generasi muda.

“Terima kasih kepada Ketua IMI Provinsi Gorontalo yang telah mempercayakan Kabupaten Boalemo menjadi lokasi penyelenggaraan event ini. Bahkan, insya Allah Boalemo akan kembali menjadi tuan rumah untuk event berikutnya,” ujar Lahmuddin.

Baca Juga :  Ketua BAPERA Kota Gorontalo Dukung Kebijakan Wali Kota Beri Ruang UMKM Berjualan di Trotoar

Sebelum menetapkan Desa Hungayonaa, Lahmuddin mengungkapkan ada beberapa alternatif lokasi yang sempat dipertimbangkan. Namun, setelah dilakukan peninjauan bersama tim IMI, Desa Hungayonaa dinilai sebagai lokasi paling representatif dan aman untuk penyelenggaraan drag race tahun ini.

Selain menutup acara, Lahmuddin juga membeberkan rencana pemda ke depan. Atas arahan Bupati Boalemo, pemerintah daerah kini tengah bersiap untuk menggelar event grasstrack yang direncanakan berlangsung pada Juli 2026 mendatang di kawasan wisata Pantai Bolihutuo.

Untuk menyukseskan agenda tersebut, pemerintah daerah bersama pihak terkait akan segera melakukan koordinasi intensif, termasuk dalam mempersiapkan dukungan anggaran.

Baca Juga :  Kontroversi Pengangkatan Staf Khusus dan Tim Komunikasi Gubernur Gorontalo Disorot

Lahmuddin berharap rentetan event otomotif di Boalemo tidak hanya menjadi wadah pembinaan bagi para atlet balap lokal, tetapi juga mampu mendongkrak perekonomian masyarakat melalui sektor olahraga dan pariwisata.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *