Poota.id, Boalemo – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boalemo mengambil peran aktif dalam mendukung suksesnya penyelenggaraan Seminar Nasional Kebudayaan dan Peradaban Kabupaten Boalemo yang akan digelar Senin, 26 Mei 2025 mendatang, di kawasan wisata Pantai Bolihutuo, Kecamatan Botumoito.
Sebagai bentuk dukungan, Dinkes Boalemo menerjunkan tiga tim tenaga kesehatan dari tiga puskesmas, yaitu Puskesmas Tilamuta, Puskesmas Botumoito, dan Puskesmas Mananggu, guna memberikan layanan kesehatan gratis kepada para pengunjung seminar.
Kepala Dinas Kesehatan Boalemo, Sutriyani Lumula, S.Km., M.Kes., menjelaskan bahwa kehadiran tim medis tersebut bertujuan untuk menjamin kondisi kesehatan peserta dan pengunjung selama berlangsungnya kegiatan.
“Kami memberikan layanan kesehatan secara gratis, mulai dari pemeriksaan tekanan darah, gula darah, hingga tes kesehatan umum lainnya. Ini adalah bagian dari upaya kami dalam memastikan semua pengunjung dalam kondisi sehat,” ujar Sutriyani kepada wartawan.
Menurut Sutriyani, layanan tersebut juga diharapkan dapat menjadi sarana deteksi dini terhadap berbagai penyakit yang mungkin tidak disadari oleh pengunjung.
“Kami memiliki misi agar para pengunjung seminar dapat mengetahui kondisi kesehatannya sedini mungkin. Ini juga merupakan bentuk kepedulian kami terhadap kesehatan masyarakat,” tambahnya.
Seminar nasional yang mengangkat tema “Desain Pembangunan Berkebudayaan Menuju Kabupaten Boalemo sebagai Pusat Peradaban Teluk Tomini” ini akan menghadirkan sejumlah tokoh nasional sebagai narasumber.
Di antaranya adalah arsitek ternama Prof. Yorri Antar, yang dikenal dengan karya-karya ikonik seperti desain Gedung DPR/MPR, rebranding Dermaga Labuan Bajo, hingga desain bangunan Ibu Kota Negara (IKN). Hadir pula Prof. Dr. Moh. Ramdhan Pomanto, mantan Wali Kota Makassar dua periode dan teknokrat yang dikenal sukses menata wajah ibu kota Sulawesi Selatan itu.
Selain itu, Rektor Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Prof. Dr. Ir. Eduart Wolok, serta Bupati Boalemo Drs. Rum Pagau juga akan menjadi narasumber dalam seminar tersebut.
Keempat tokoh tersebut akan mengupas visi besar Kabupaten Boalemo sebagai pusat peradaban Teluk Tomini, sekaligus menjadi refleksi atas 25 tahun capaian pembangunan daerah.













