Daerah  

Lahmuddin Hambali Ingatkan Peserta PENAS Jaga Nama Baik Boalemo

POOTA.ID- Pemerintah Kabupaten Boalemo menegaskan komitmennya dalam memperkuat sektor pertanian dan perikanan sebagai pilar ekonomi daerah.

Hal ini dibuktikan dengan pelepasan resmi Kontingen Pekan Nasional (PENAS) Petani Nelayan XVII Kabupaten Boalemo yang bersiap menuju ajang nasional di Provinsi Gorontalo, Jumat, 19 Juni 2026.

​Prosesi pelepasan dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali.​ Turut hadir dalam agenda penting ini, Sekda Kabupaten Boalemo, Kepala Dinas Pertanian, ​Kepala Dinas Kumperindag,​ Sekretaris Dinas Perikanan, ​Inspektur Kabupaten Boalemo, ​Ketua KTNA Boalemo, serta ​seluruh peserta Kontingen PENAS XVII.

​Dalam kesempatan itu, Wabup Lahmuddin Hambali menekankan bahwa PENAS XVII bukan sekadar agenda seremonial tahunan. Event nasional ini adalah momentum strategis bagi para petani dan nelayan lokal untuk meningkatkan kapasitas diri, memperluas wawasan, dan membangun jejaring berskala nasional.

Baca Juga :  Kepala Bandara Djalaluddin Dikecam, Ganti Rugi Lahan Warga Tak Kunjung Dibayar

​“Manfaatkan kesempatan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar, berbagi pengalaman, dan menyerap berbagai inovasi yang dapat diterapkan di Kabupaten Boalemo. Jaga kekompakan, disiplin, dan nama baik daerah selama mengikuti kegiatan,” tegas Lahmuddin di hadapan para peserta kontingen.

Lahmuddin menambahkan, pertukaran pengetahuan dan adopsi teknologi terbaru dari daerah lain diharapkan mampu mendongkrak produktivitas sekaligus kesejahteraan para pelaku sektor agraris dan maritim di Boalemo.

​​Pemkab Boalemo juga kembali mempertegas posisinya untuk terus mengawal dan memberikan dukungan penuh pada sektor pertanian dan perikanan. Kedua sektor ini dinilai menjadi garda terdepan dalam menjaga ketahanan pangan daerah serta memutar roda perekonomian masyarakat.

Baca Juga :  DPRD Boalemo tak Kunjung Sahkan APBD Perubahan 2025, Gaji ASN Hingga Aparat Desa Terancam Tertunda

“​Melalui partisipasi di ajang PENAS XVII, kontingen Boalemo diharapkan mampu membawa pulang formula baru berupa inovasi dan metode kerja yang lebih modern untuk memajukan daerah,” harap Lahmuddin Hambali.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *