Daerah  

Lahmuddin Ketemu Fadel Muhammad, Pemkab Boalemo Usulkan Program Prioritas ke Kemenkeu

Poota.id, Jakarta – Pemerintah Kabupaten Boalemo terus bergerak taktis guna menjemput bola anggaran di tingkat pusat. Langkah konkret ini ditunjukkan oleh Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, saat melakukan pertemuan strategis dengan Anggota DPD RI sekaligus tokoh nasional, Fadel Muhammad, di kediaman pribadinya di Jakarta, pada Minggu (26/04/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wakil Bupati tidak sendirian. Ia didampingi oleh Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Pendapatan Daerah (BPKPD) Kabupaten Boalemo serta tokoh pemuda, Rivel Pagau. Pertemuan ini menjadi momentum krusial bagi Boalemo untuk memperkuat posisi tawarnya di hadapan Kementerian Keuangan Republik Indonesia.

Agenda utama pertemuan ini adalah konsultasi sekaligus penyerahan proposal usulan program daerah yang diproyeksikan untuk mempercepat pembangunan di berbagai sektor di Boalemo. Proposal tersebut diharapkan mendapatkan atensi khusus dari Kementerian Keuangan melalui pengawalan perwakilan daerah di tingkat pusat.

Baca Juga :  Puncak HKN ke-61, Sutriyani Lumula: Semangat dan Dedikasi Tenaga Kesehatan adalah Kunci Boalemo Sehat dan Hebat

“Pertemuan ini merupakan langkah konkret kami dalam memperjuangkan kepentingan daerah. Proposal yang kami serahkan berisi sejumlah program prioritas yang sangat dibutuhkan masyarakat Boalemo,” ungkapnya.

Menurutnya, membangun komunikasi dengan tokoh-tokoh berpengaruh seperti Fadel Muhammad merupakan strategi penting agar kebutuhan anggaran daerah tidak sekadar menjadi tumpukan berkas di pusat, melainkan benar-benar terealisasi.

“Kami berharap melalui dukungan Bapak Fadel Muhammad, usulan ini dapat diterima dan ditindaklanjuti oleh Kementerian Keuangan. Kami akan terus aktif berkoordinasi demi memastikan keberlanjutan pembangunan di daerah,” tambahnya.

Menanggapi aspirasi tersebut, Fadel Muhammad menyambut baik inisiatif proaktif yang dilakukan oleh jajaran Pemkab Boalemo. Sebagai perwakilan daerah, ia menyatakan komitmennya untuk membantu mengawal proposal tersebut agar masuk dalam pertimbangan prioritas di Kementerian Keuangan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *