Apa yang kau rasa, tak semua bisa kau ekspresikan. Tapi dengan menulis, kamu lebih dari sekedar berekspresi. Abadikan kisahmu dengan menulis, Jangan biarkan sang cucu lebih mengenal tokoh dunia dibanding mengenalmu!
Kemajemukan merupakan kekayaan bangsa Indonesia, yang harus diterima, dijaga, dan dihormati oleh seluruh lapisan masyarakat bangsa dan negara. Penerapan kemajemukan secara baik merupakan tantangan dalam mempertahankan integrasi dan integritas bangsa Indonesia. Pengelolaan penduduk secara merata juga menjadi tantangan bangsa Indonesia.
Pengelolaan otonomi daerah dengan menggunakan konsep negara kepulauan yang disesuaikan dengan wawasan nusantara juga menjadi bagian tantangan dalam memajukan daerah dalam ruang lingkup Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). Apalagi dengan adanya system globalisasi yang justru menghambat pemantapan persatuan bangsa dan kesatuan negara, Dan masih banyak tantangan yang sedang dihadapi oleh bangsa Indonesia saat ini.System globalisasi yang menawarkan teknologi serba canggih dan ilmu pengetahuan yang mengglobal justru menjadikan Indonesia kehilangan kekuatan hukum di area teritorial. Sehingga perlu taktik dan strategi yang efektif dan efisien untuk menghadapinya
Di era globalisasi yang serba canggih bisa dimanfaatkan untuk aktivitas yang positif, diantaranya menulis. Karena menulis merupakan bagian dari perlawanan terhadap system dan rejim yang menindas rakyat, dengan melalui tulisan kita bisa menyampaikan kritikan, kejaanggalan, dan solusi mengenai masalah yang sedang terjadi. Perlawanan tidak harus turun ke jalan, teriak dimana-mana langkah-langkah itu justru membuang waktu, menguras tenaga, membuat kemacetan, dan berdampak pada kelancaran aktivitas masyarakat sehingga ruh untuk memperjuangkan kepentingan masyarakat itu hilang, karena kita telah merampas hak masyarakat untuk beraktivitas dan mencari nafkah untuk menghidupi keluarganya. Apalagi turun kejalan hanya bertujuan untuk menunjukan kecakapan dalam berretorika dan ada kepentingan tertentu.
Perlawanan yang menggunakan konsep lama atau lebih dikenal dengan aksi demonstrasi turun ke jalan bukanlah perlawanan yang tepat di era globalisasi atau di era sekarang. Sudah saatnya untuk mengubah paradigma lama yang selama ini membelenggu jiwa dan pikiran kita, perlawanan harus disesuaikan dengan perkembangan zaman agar tidak teraliensi dari dunia perubahan. Jadikanlah ujung pena sebagai langkah awal dari sebuah perubahan, Sampaikan unek-unek melalui tulisan, karena Apa yang kau rasa, tak semua bisa kau ekspresikan. Tapi dengan menulis, kamu lebih dari sekedar berekspresi. Publikasikan hasil dari karya-karyamu sehingga khalayak bisa mengetahui apa saja yang sedang terjadi.













