Poota.id, Boalemo – Program Smart School yang pernah dicanangkan pada tahun 2016 di salah satu sekolah terpencil di Desa Saritan, Kecamatan Wonosari, kini kembali dilanjutkan di tahun 2025. Program yang digagas oleh PAHAM (Pagau-Hambali) ini merupakan wujud komitmen Bupati Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmudin Hambali dalam mendorong transformasi pendidikan digital di daerah.
Pada tahun ini, sebanyak 28 sekolah ditetapkan sebagai pilot project Smart School. Rinciannya, 14 sekolah dasar (SD) dan 14 sekolah menengah pertama (SMP) yang tersebar di 7 kecamatan di Kabupaten Boalemo.
Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari kerja sama strategis dengan PT Telkom Indonesia, dan merupakan salah satu dari dua pilot project Smart School berbasis digital di Indonesia, bersama Kabupaten Kudus di Jawa Tengah.
Sebagai bentuk dukungan pemerintah pusat, acara Launching Smart School dijadwalkan akan digelar pada 11 Juni 2025 yang dipusatkan di Pantai Bolihutuo, Boalemo. Kegiatan ini rencananya akan dihadiri langsung oleh Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia, Prof. Dr. Abdul Mu’ti.
“Ini adalah bagian dari komitmen kami dalam mencerdaskan kehidupan bangsa melalui inovasi pembelajaran berbasis digital. Kami berharap generasi muda Boalemo akan mampu bersaing secara nasional dan global,” ujar Bupati Rum Pagau.
Dengan keberlanjutan program ini, Pemerintah Kabupaten Boalemo menargetkan lahirnya ekosistem pendidikan yang inklusif, adaptif terhadap teknologi, dan mampu mempersempit kesenjangan kualitas pendidikan antara wilayah perkotaan dan pedesaan.













