Demo Kasus Perdis Fiktif DPRD Boalemo Memanas, Mahasiswa Saling Dorong dengan Kamdal Kejaksaan

Poota.id, Boalemo — Aksi unjuk rasa terkait dugaan perjalanan dinas (Perdis) fiktif DPRD Boalemo berujung ricuh di depan Kantor Kejaksaan Negeri (Kejari) Boalemo, Kamis (27/11/2025). Sejumlah mahasiswa terlibat aksi saling dorong dengan petugas keamanan dalam (Kamdal) Kejari saat mencoba menyuarakan tuntutan.

Berdasarkan pantauan di lapangan, massa aksi berupaya menerobos masuk ke area kantor kejaksaan, namun dihalau oleh Kamdal hingga terjadi dorong-dorongan di gerbang utama Kejari Boalemo.

Koordinator aksi, Syahril Tialo, mengatakan kedatangan mereka semata-mata untuk meminta kejelasan perkembangan penanganan kasus dugaan Perdis fiktif DPRD Boalemo yang hingga kini belum tuntas.

Baca Juga :  Pemkot Kotamobagu Genjot Penanggulangan Kemiskinan, Wawali: Harus Tepat Sasaran dan Berbasis Data!

“Kami hanya ingin menyampaikan tuntutan dan mendesak kejaksaan memperjelas proses hukum dugaan perjalanan dinas fiktif yang merugikan daerah. Jangan ada yang ditutup-tutupi,” tegas Syahril.

Diketahui, perkara dugaan korupsi perjalanan dinas fiktif DPRD Boalemo saat ini masih berada pada tahap penyidikan di Kejaksaan Negeri Boalemo. Mahasiswa menilai proses tersebut berjalan lambat dan meminta kejaksaan segera menetapkan pihak-pihak yang bertanggung jawab.

Aksi sempat memanas, namun situasi akhirnya dapat dikendalikan setelah pihak kejaksaan menerima perwakilan mahasiswa untuk berdialog.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *