Poota.id, Jakarta – Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Purbaya Yudhi Sadewa, menyampaikan optimisme terkait pemulihan perekonomian Indonesia yang diprediksi akan kembali tumbuh positif pada tahun 2025. Hal ini disampaikan dalam sebuah paparan di acara Sarasehan Ekonomi bersama Presiden Prabowo pada Selasa (8/4/2025) kemarin.
Purbaya menjelaskan, meskipun tahun lalu perekonomian Indonesia sempat mengalami kemunduran, yang menimbulkan kekhawatiran dan citra buruk, namun kini ada tanda-tanda kebangkitan. “Tahun lalu keadaan memburuk, sehingga muncul persepsi bahwa Indonesia menuju ke arah yang lebih gelap. Namun, di awal tahun ini, ekonomi mulai membaik dan memasuki fase ‘bottoming out’.
Lebih lanjut, Purbaya menyebutkan bahwa indeks ekonomi dan konsumen Indonesia menunjukkan tren positif. Pada bulan Maret 2025, meskipun sedikit menurun, indeks konsumen tetap berada di atas angka 100, yang mencerminkan optimisme masyarakat terhadap kondisi ekonomi. “Indeks ini menunjukkan bahwa konsumen kita semakin percaya diri dan optimis, yang berpotensi mendorong belanja lebih tinggi di masa depan,” katanya.
LPS juga melakukan survei dengan mewawancarai 1.700 kepala keluarga di Indonesia untuk mendapatkan gambaran lebih jelas mengenai kondisi ekonomi. Hasil survei ini semakin memperkuat keyakinan bahwa masyarakat merasa keadaan ekonomi semakin membaik.
Purbaya menambahkan bahwa meskipun tantangan ekonomi global masih ada, optimisme dan indikator ekonomi domestik menunjukkan bahwa Indonesia siap bangkit dan kembali mencatatkan pertumbuhan positif dalam waktu dekat. Dengan membaiknya kondisi ekonomi, diharapkan konsumsi masyarakat dapat meningkat, yang pada gilirannya akan memperkuat pemulihan ekonomi nasional.













