Daerah  

Hadirkan Ketua Rumah Moderasi IAIN, Kemenag Kota Gorontalo Tekankan Toleransi dari Akar Rumput

Poota.id, Gorontalo — Suasana damai dan penuh kehangatan menyelimuti SD Kristen Maesa Kota Gorontalo saat Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kota Gorontalo menggelar kegiatan “Sosialisasi Pengembangan Program Kampung Moderasi Beragama”, Senin pagi (23/6/2025). Kegiatan ini menjadi langkah konkret dalam membumikan nilai-nilai toleransi di tingkat akar rumput.

Sosialisasi yang berlangsung dari pukul 09.00 hingga 12.00 WITA ini dihadiri sekitar 50 peserta lintas agama, terdiri dari 27 umat Kristen dan 23 umat Islam dari Kecamatan Hulonthalangi, khususnya warga Kelurahan Tenda yang selama ini dikenal hidup berdampingan dalam keberagaman.

Menariknya, kegiatan ini menghadirkan Dr. Arfan Nusi, M.Hum, Ketua Rumah Moderasi Beragama IAIN Sultan Amai Gorontalo, sebagai narasumber utama. Dalam paparannya, Arfan menyampaikan pesan mendalam tentang pentingnya peran mayoritas dalam menciptakan suasana aman bagi kelompok minoritas.

Baca Juga :  Aliansi Pinogu Merdeka Gelar FGD Bahas Akses Jalan, Kesehatan hingga Pendidikan

“Ujian sejati moderasi beragama bukan pada minoritas, tapi pada kita yang mayoritas. Mampukah kita memberikan rasa aman dan nyaman bagi mereka yang berbeda?” ujar Arfan.

Diskusi berlangsung dinamis dan dipandu oleh Kepala KUA Hulonthalangi, Fahri Hioda, S.Ag, selaku moderator. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Lurah Kelurahan Tenda yang menyatakan dukungan penuh terhadap pengembangan kampung moderasi sebagai wujud nyata kerukunan antarumat beragama.

Penutupan acara dilakukan langsung oleh Kepala Kemenag Kota Gorontalo, Dr. Misnawati Nuna, M.Si, yang mengapresiasi keterlibatan aktif masyarakat serta kehadiran para tokoh lintas iman.

“Kami berharap, dari kampung ini (SD Kristen Maesa) akan lahir semangat baru untuk Indonesia yang damai, toleran, dan saling menghargai dalam keberagaman,” ujar Misnawati.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *