Poota.id, Boalemo – Pemerintah Kabupaten Boalemo mulai mematangkan pelaksanaan Ramadhan Fair 2026 yang akan digelar pada 7 Maret 2026 di Masjid Agung Baiturrahmah.
Kegiatan bernuansa religi dan sosial tersebut diproyeksikan menjadi agenda utama menyemarakkan bulan suci Ramadan di Kabupaten Boalemo. Persiapan Ramadhan Fair 2026 dibahas dalam rapat yang dipimpin langsung Wakil Bupati Boalemo, Lahmuddin Hambali, di Ruang Vicon Kantor Bupati Boalemo, Selasa (3/3/2026). Rapat ini melibatkan sejumlah unsur terkait guna memastikan kesiapan teknis dan koordinasi lintas sektor berjalan optimal.
Ramadhan Fair 2026 akan dilaksanakan oleh Majelis Ulama Indonesia Provinsi Gorontalo dengan mengusung konsep religi dan sosial. Tahun ini, kegiatan difokuskan pada aksi berbagi kepada masyarakat berpenghasilan rendah serta mempererat silaturahmi antarumat Muslim di Boalemo.
“Dukungan semua pihak sangat dibutuhkan agar Ramadhan Fair berjalan lancar dan memberi manfaat luas bagi masyarakat,” ujar Lahmuddin dalam arahannya.
Selain Ramadhan Fair, rapat juga membahas kesiapan Festival Tumbilotohe 2026 yang akan dipusatkan di Alun-Alun Tilamuta. Festival tersebut akan menampilkan tradisi Tumbilotohe sebagai kearifan lokal Gorontalo, sekaligus dirangkaikan dengan lomba bedug dan berbagai kegiatan religi lainnya.
Pemkab Boalemo berharap dua agenda besar tersebut mampu menjadi momentum penguatan nilai-nilai keagamaan, budaya, dan kebersamaan masyarakat selama Ramadan 2026.
Rapat persiapan turut dihadiri para camat se-Kabupaten Boalemo, Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra), MUI Kabupaten Boalemo, serta Badan Takmirul Masjid Agung Kabupaten Boalemo.













