Poota.id, Boalemo – Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Boalemo resmi menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) dengan Pemerintah Daerah, stakeholder, serta sejumlah organisasi non-pemerintah (NGO) dalam rangka memperkuat pengawasan partisipatif menuju Pemilu berkualitas tahun 2029.
Kegiatan yang berlangsung di Cabana Resort, Jumat (29/08/2025) ini menjadi tonggak penting bagi Bawaslu Boalemo dalam membangun sinergi bersama berbagai pihak. Kolaborasi ini diharapkan mampu melibatkan seluruh lapisan masyarakat agar aktif berpartisipasi mengawal proses demokrasi.
Ketua Bawaslu Boalemo, Ronald Ch. Rampi, menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak bisa hanya ditumpukan pada lembaga pengawas semata, tetapi memerlukan keterlibatan aktif dari seluruh elemen.
“Pengawasan partisipatif adalah kunci. Demokrasi yang sehat lahir dari keterlibatan pihak pemerintah, organisasi masyarakat, hingga warga biasa. MoU ini bukan hanya formalitas, melainkan komitmen nyata untuk bersama-sama menjaga integritas Pemilu,” ujar Ronald.
Ia menambahkan, sinergi ini akan memperkuat kepercayaan publik terhadap proses demokrasi di Kabupaten Boalemo. Menurutnya, dengan adanya dukungan dari stakeholder dan NGO, pengawasan akan lebih transparan, inklusif, dan menyentuh berbagai lapisan masyarakat.
“Pemilu bukan sekadar soal siapa yang menang atau kalah, tapi tentang bagaimana prosesnya berjalan jujur, adil, dan bermartabat. Itulah tujuan utama MoU ini,” imbuhnya.
Bawaslu Boalemo berharap, penandatanganan nota kesepahaman ini dapat menjadi landasan kerja sama jangka panjang dalam menghadapi dinamika politik lokal, sekaligus memperkuat posisi masyarakat sebagai pengawas aktif demi tercapainya Pemilu 2029 yang lebih berkualitas.













