Resmi Dilantik, Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali Jalani Prosesi Adat Molo’opu

Prosesi adat Molo'opu Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali. Foto (Poota.id)

Poota.id, Boalemo – Wakil Bupati Boalemo, Lahmudin Hambali, secara resmi memulai tugas pemerintahan dengan diterima dalam prosesi adat Gorontalo Molo’opu, pada Minggu 23 Februari 2025. Prosesi ini berlangsung di Rumah Jabatan Wakil Bupati Boalemo, menandakan bahwa Lahmuddin sudah resmi melaksanakan kegiatan pemerintahan dan siap menjalankan tugasnya.

Lahmudin menjelaskan bahwa dalam tradisi Gorontalo, seorang pejabat yang belum diterima secara adat belum dapat melaksanakan tugas pemerintahan atau menerima undangan lainnya. Biasanya, prosesi adat Molo’opu dipimpin oleh Bupati, namun kali ini, mengingat perubahan kebijakan dari pemerintah pusat, keputusan diambil untuk mempercayakan prosesi tersebut kepada Lahmuddin sebagai Wakil Bupati.

“Seharusnya, prosesi adat ini dimulai oleh Bupati Boalemo, namun setelah koordinasi dan komunikasi dengan Bupati, kami sepakat untuk melaksanakan adat ini dengan saya yang mengawali,” ujar Lahmudin.

Baca Juga :  Republik Demokratik Kongo Menyerukan Kepada Lembaga Penegak Hukum Untuk Segera Mengambil Tindakan Atas Dugaan Peningkatan Impor Beras

Penyelenggaraan prosesi ini dilakukan setelah melalui koordinasi dengan pihak terkait, termasuk dengan Bupati Boalemo, Drs. H. Rum Pagau. Dengan persetujuan dari Bupati, acara tersebut pun akhirnya dilaksanakan, diikuti dengan kehadiran pemangku adat Boalemo.

Lahmudin juga mengucapkan terima kasih yang mendalam kepada Forkopimda dan masyarakat Boalemo yang telah mendukung prosesi adat ini. “Terima kasih kepada seluruh pihak, termasuk Ketua DPRD, Kejari, Kapolres, dan seluruh Forkopimda, yang telah hadir untuk mengantarkan kami dalam prosesi adat ini. Kami juga mendapat banyak pesan terkait dengan kegiatan adat yang akan datang,” ungkap Lahmuddin.

Dengan selesainya prosesi adat Molo’opu ini, Lahmuddin kini secara resmi siap untuk menjalankan tugas-tugas pemerintahan demi kemajuan Kabupaten Boalemo. Prosesi adat ini tak hanya menjadi simbol awal pelaksanaan tugasnya, namun juga menunjukkan kuatnya hubungan antara pemerintahan dan tradisi yang telah lama dijunjung tinggi oleh masyarakat Gorontalo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *