Setiap Musim Hujan Tergenang, Warga Lahumbo Pertanyakan Kinerja Pemda dan Balai Sungai

Poota.id, Boalemo – Hujan dengan intensitas tinggi kembali memicu banjir di Desa Lahumbo, Kecamatan Tilamuta, Kabupaten Boalemo. Sistem drainase yang dinilai tak lagi memadai menyebabkan air meluap dan merendam permukiman warga hingga setinggi lutut orang dewasa di sejumlah titik.

Peristiwa ini disebut bukan kejadian baru. Setiap kali hujan deras mengguyur dalam durasi lama, warga mengaku lingkungan mereka hampir pasti tergenang.

“Kalau hujan lama dan deras, air pasti naik. Saluran air sudah tidak mampu menampung,” kata Farid, salah satu warga, Senin (3/3).

Genangan air membuat warga harus mengamankan perabot rumah tangga ke tempat yang lebih tinggi untuk menghindari kerusakan. Selain itu, beberapa ruas jalan desa ikut terendam sehingga menghambat aktivitas masyarakat, termasuk pelajar dan pedagang kecil.

Warga menilai persoalan utama banjir di Desa Lahumbo terletak pada kapasitas drainase yang sempit dan dangkal. Kondisi saluran yang dipenuhi sedimentasi serta kurangnya perawatan rutin memperparah situasi saat curah hujan tinggi.

Baca Juga :  77 UPZ Terbentuk, Wabup Lahmuddin Optimistis Penyaluran Zakat di Boalemo Makin Optimal

Keluhan terkait banjir dan buruknya drainase, menurut warga, sudah berulang kali disampaikan kepada pemerintah desa maupun Pemerintah Kabupaten Boalemo. Namun, hingga kini belum terlihat langkah konkret yang mampu menjadi solusi permanen.

Masyarakat juga menyoroti peran instansi teknis, termasuk Balai Sungai dan Pemerintah Kabupaten Boalemo. Setiap banjir terjadi, petugas disebut turun melakukan peninjauan. Namun, tindak lanjut yang menyentuh akar persoalan dinilai belum ada.

“Setiap banjir memang ada yang datang cek lokasi. Tapi sampai sekarang belum ada perbaikan yang benar-benar menyelesaikan masalah,” ujar Ahmad, warga lainnya.

Warga berharap pemerintah daerah bersama instansi terkait segera melakukan normalisasi drainase, pengerukan sedimentasi, atau pembangunan saluran air baru yang lebih representatif agar banjir di Desa Lahumbo tidak terus berulang setiap musim hujan.

Baca Juga :  Dugaan Perjalanan Dinas Fiktif di Pemda Gorontalo Utara: Fahrul Wahidji Soroti Temuan Rp579 Juta, Siap Laporkan ke Kejati

Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak Pemerintah Kabupaten Boalemo terkait rencana penanganan jangka panjang banjir dan perbaikan drainase di Desa Lahumbo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *