Poota.id, Boalemo – Sofyan Pulango desak Pemerintah Daerah Boalemo untuk segera mengambil langkah konkret terkait masalah genangan air yang kerap terjadi di Desa Tapadaa, Kecamatan Botumoito. Genangan air tersebut dinilai sudah sangat mengganggu aktivitas warga, terutama setiap kali hujan turun.
Menurut Sofyan, penyebab utama dari persoalan ini adalah tidak adanya saluran pembuangan yang memadai di wilayah tersebut. Akibatnya, air hujan mengendap dan menimbulkan genangan yang sulit surut dalam waktu singkat.
“Masalah ini bukan hal baru. Setiap musim hujan, warga Desa Tapadaa selalu resah karena air tergenang cukup lama. Ini menunjukkan bahwa tidak ada sistem drainase yang layak,” ujar Sofyan kepada wartawan, Jumat (20/6/2025).
Tokoh pemuda ini juga menilai bahwa lambatnya respons pemerintah daerah menunjukkan kurangnya perhatian terhadap kebutuhan dasar masyarakat, terutama dalam hal infrastruktur lingkungan.
Ia menekankan bahwa Pemda Boalemo tidak bisa terus membiarkan persoalan ini berlarut-larut.
“Kami minta pemerintah daerah segera membangun saluran pembuangan di Desa Tapadaa. Ini menyangkut kenyamanan dan keselamatan warga. Jangan tunggu sampai dampaknya makin parah,” tegasnya.
Sofyan juga mengingatkan bahwa perencanaan infrastruktur harus mengedepankan prinsip pemerataan dan keadilan. Desa Tapadaa, kata dia, juga berhak mendapatkan perhatian yang sama dengan wilayah-wilayah lain di Boalemo. (*)













