Waspadai Berak Darah, Bisa Jadi Tanda Penyakit Serius

Ilustrasi (foto Freepik)

Poota.id, Jakarta – Banyak orang panik saat mendapati darah di kloset setelah buang air besar. Kondisi ini disebut hematokezia, yaitu keluarnya darah segar melalui anus. Meski sering dianggap hanya akibat wasir, nyatanya berak darah bisa menandakan penyakit serius seperti radang usus hingga kanker kolorektal.

Bentuk Berak Darah yang Perlu Dikenali

Dokter membagi berak darah menjadi tiga bentuk utama:

  • Streak: garis tipis darah menempel di feses, biasanya akibat wasir ringan atau fisura ani.
  • Dripping: darah menetes setelah BAB, bisa berasal dari hemoroid internal atau polip rektum.
  • Spraying: darah memercik dengan volume banyak, menandakan pembuluh darah pecah atau masalah serius di usus besar.

Berbeda dengan melena, yaitu feses berwarna hitam pekat akibat perdarahan saluran cerna bagian atas.

Baca Juga :  Gen Z Wajib Tahu: 3 Kebiasaan Sederhana untuk Hidup Sehat Fisik & Mental di Era Serba Cepat

Penyebab yang Harus Diwaspadai

Selain wasir, berak darah dapat disebabkan oleh:

  • Polip atau kanker usus besar
  • Radang usus (kolitis ulseratif, Crohn)
  • Infeksi bakteri/parasit (disentri, amebiasis)
  • Gangguan pembekuan darah
  • Fistula atau robekan pada anus

Faktor risiko seperti pola makan rendah serat, obesitas, kurang olahraga, hingga riwayat keluarga kanker usus juga meningkatkan kemungkinan terjadinya gejala ini.

Kapan Harus ke Dokter?

Segera periksa ke dokter bila Anda mengalami:

  • Perdarahan banyak atau berulang
  • Disertai diare kronis, lendir, atau nyeri perut
  • Gejala anemia: pucat, lemas, pusing
  • Riwayat keluarga kanker usus

Dokter biasanya melakukan pemeriksaan colok dubur, anoskopi, atau kolonoskopi untuk memastikan sumber perdarahan.

Cara Pencegahan

  • Konsumsi serat 25–35 gram/hari dari buah, sayur, dan biji-bijian
  • Minum cukup air (2 liter/hari)
  • Hindari mengejan terlalu lama saat BAB
  • Olahraga teratur
  • Lakukan skrining kanker usus mulai usia 50 tahun (atau lebih dini bila ada riwayat keluarga)
Baca Juga :  RSUD Clara Gobel Boalemo Hadirkan Dokter Spesialis Bedah Vaskular, Warga Tak Perlu Lagi Dirujuk ke Luar Daerah

Kesimpulan

Berak darah bukan penyakit, melainkan gejala. Jangan menyepelekannya. Semakin cepat diperiksa, semakin baik peluang pengobatan dan pencegahan komplikasi serius seperti kanker kolorektal.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *