Poota.id, Gorontalo – Oknum Anggota DPRD Kabupaten Gorontalo dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), RM alias Rahmat, kembali jadi perbincangan hangat di kalangan masyarakat, khususnya tenaga kesehatan (nakes) di RSUD Boliyohuto.
Berdasarkan hasil investigasi awak media, sorotan muncul lantaran Rahmat diduga belum menepati janjinya terkait pemberian insentif khusus bagi Tenaga Medis Abdi (TMA) di rumah sakit tersebut.
Salah satu nakes yang enggan disebutkan namanya mengaku kecewa.
“Sempat diberikan tahun lalu, tapi tahun ini entah ada atau tidak sama sekali. Padahal janjinya selama Pak Aleg duduk di DPRD. Sejatinya kami berterima kasih atas kepeduliannya, tapi kami berharap pemberian insentif ini bisa konsisten,” ujarnya.
Sebelumnya, Rahmat pernah mengumbar janji di media bahwa ia akan menyisihkan gaji dan tunjangan sebagai bentuk kepedulian pribadi terhadap para nakes abdi.
“Mereka pantas menerima itu, dan Insya Allah saya ikhlas lakukan ini untuk masyarakat,” kata oknum aleg di salah satu media
Namun, realitas di lapangan justru berbanding terbalik. Direktur RSUD Boliyohuto turut membenarkan adanya keluhan dari para nakes.
“Ya memang sudah ada keluhan dari para nakes yang masuk ke saya. Sampai sekarang juga belum ada insentif yang dijanjikan itu,” ungkapnya.
Sementara itu, Rahamt Maku, selaku Aleg DPRD Kabupaten Gorontalo Partai PKB saat dihubungi beberapa waktu lalu membenarkan informasi tersebut dan dirirnya tetap akan memberikan insentif para naker RS Boliyohuto.
“Iya belum saya bayarkan karena saya masih mengalami musibah, insentif tersebut tetap saya berikan,” tandasnya
Sorotan publik terhadap Rahmat juga tak bisa dilepaskan dari rekam jejaknya. Nama Rahmat Maku pernah menghebohkan Gorontalo lantaran tersandung kasus amoral yang menyeret internal PKB. Meski persoalan itu sudah ditangani secara internal partai, bayang-bayang kasus tersebut masih melekat di benak masyarakat.
Kini, dengan janji manis yang tak ditepati kepada para nakes, citra Rahmat sebagai wakil rakyat semakin terpuruk di mata publik. Bersambung….













