Poota.id, Boalemo – Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo mengajak masyarakat, khususnya para orang tua yang memiliki bayi, balita, dan anak prasekolah, untuk memahami alur Pelayanan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang terintegrasi dengan imunisasi kejar di Posyandu dan Puskesmas.
Langkah ini dilakukan untuk memastikan setiap anak memperoleh pelayanan kesehatan sekaligus melengkapi imunisasi sesuai jadwal nasional.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, mengatakan setiap kunjungan ke fasilitas kesehatan merupakan kesempatan untuk memastikan status imunisasi anak.
” Pelayanan PKG terintegrasi ini memastikan setiap anak yang datang ke Posyandu atau Puskesmas diperiksa kondisi kesehatannya sekaligus diverifikasi status imunisasinya. Jika masih ada imunisasi yang belum lengkap, maka akan segera ditindaklanjuti sesuai ketentuan,” ujarnya, Kamis (9/6/2026).
Alur pelayanan dimulai saat sasaran datang ke Posyandu atau Puskesmas untuk melakukan registrasi dan verifikasi identitas. Selanjutnya, petugas memberikan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (PKG) yang meliputi anamnesis, pemeriksaan pertumbuhan dan perkembangan, penilaian status gizi, serta skrining kesehatan sesuai usia anak.
Setelah pemeriksaan kesehatan selesai, petugas melakukan verifikasi status imunisasi menggunakan Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA), aplikasi ASIK, atau riwayat imunisasi lainnya yang dimiliki anak.
Apabila hasil verifikasi menunjukkan imunisasi anak telah lengkap, orang tua akan diberikan edukasi mengenai pentingnya mempertahankan status imunisasi serta dijadwalkan untuk kunjungan pelayanan berikutnya sesuai jadwal.
Sementara itu, jika masih terdapat imunisasi yang belum lengkap, petugas akan menentukan jenis antigen yang belum diterima anak, kemudian melakukan skrining kontraindikasi sebelum pemberian imunisasi kejar.
Apabila anak dinyatakan layak, imunisasi akan langsung diberikan sesuai jadwal nasional. Namun apabila terdapat kondisi tertentu yang mengharuskan penundaan, petugas akan menjadwalkan ulang pelayanan dan melakukan tindak lanjut hingga imunisasi dapat diberikan.
Seluruh hasil pelayanan, baik pemeriksaan kesehatan maupun imunisasi, dicatat dalam Buku KIA dan aplikasi ASIK untuk memastikan riwayat pelayanan kesehatan anak terdokumentasi dengan baik.
” Kami mengimbau masyarakat agar selalu membawa Buku KIA setiap membawa anak ke Posyandu atau Puskesmas. Buku itu menjadi acuan bagi tenaga kesehatan dalam memantau pertumbuhan, perkembangan, dan kelengkapan imunisasi anak,” jelasnya.
Melalui pelayanan PKG yang terintegrasi dengan imunisasi kejar, Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo berharap tidak ada lagi anak yang terlewat mendapatkan imunisasi.
Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan cakupan imunisasi lengkap, mencegah penyakit yang dapat dicegah dengan imunisasi (PD3I), serta mewujudkan generasi Boalemo yang sehat, cerdas, dan produktif.













