Poota.id, Boalemo – Setelah sekian lama mengalami berbagai hambatan terkait rencana pembangunan Sekolah Garuda di Kabupaten Boalemo akhirnya menemui titik terang.
Pasalnya dengan kehadiran Kepala Kantor Wilayah (Kakanwil) Badan Pertanahan Nasional Provinsi Gorontalo, Muhammad Naim, S.Sit., MH, pada Rabu (3/9/2025), di rudis bupati boalemo, menjadi kunci penyelesaian masalah yang menjadi hambatan utama.
Usai melakukan pertemuan bersama Kakanwil Pertanahan Provinsi, Bupati Boalemo Drs. Hi. Rum Pagau, menjelaskan bahwa kendala terkait status lahan Hak Guna Usaha (HGU) dan tanah milik warga kini telah menemukan solusi.
Bupati Boalemo saat melakukan pertemuan bersama
”Alhamdulillah, pengurusan sertifikat ini akan diurus langsung oleh Kakanwil di Jakarta sebelum tanggal 12 September 2025, sertifikat ini sudah ada di tangan kita, terang Bupati Rum Pagau.
Tak hanya itu, kata orang nomor satu di Boalemo itu bahwa dari total 20 hektare lahan yang dibutuhkan, 8 hektare akan diambil dari eks-HGU di Desa Ayuhulalo untuk pembangunan SMA Garuda, sementara untuk 12 hektare sisanya berasal dari tanah milik masyarakat yang telah disetujui untuk digunakan.
Lebih lanjut, Penyelesaian masalah lahan tersebut menjadi langkah maju yang signifikan bagi dunia pendidikan di Boalemo. Dengan luas total 20 hektare yang diperuntukan pada Sekolah Garuda diharapkan dapat menjadi pusat pendidikan unggulan yang mampu mencetak generasi berprestasi dan bedaya saing, serta berkontribusi bagi kemajuan daerah.
Keberhasilan pemerintah daerah dalam menyelesaikan masalah rumit ini menunjukkan komitmen kuat untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kabupaten Boalemo, untuk itu Masyarakat Boalemo menyambut baik kabar ini dan berharap proses pembangunan dapat segera dimulai.













