Poota.id, Gorontalo – Tim Penilai Lomba Kampung Bebas Narkoba dari Polda Gorontalo melakukan penilaian langsung terhadap kinerja Satgas Kampung Tangguh Anti Narkoba di Kelurahan Wongkaditi Barat, Kecamatan Kota Utara, Kota Gorontalo, pada Senin (23/06/2025). Kegiatan ini merupakan bagian dari tahapan lomba yang diselenggarakan Ditresnarkoba Polda Gorontalo dalam rangka memperkuat gerakan pencegahan narkoba di tingkat kelurahan.
Kelurahan Wongkaditi Barat sendiri sebelumnya telah diusulkan oleh Polresta Gorontalo Kota sebagai perwakilan dalam lomba Kampung Bebas Narkoba. Sejak pengusulan tersebut, Satgas Anti Narkoba di wilayah ini aktif mengikuti berbagai rangkaian program pembinaan yang digelar oleh Ditresnarkoba Polda Gorontalo.
Tim penilai yang dipimpin oleh Iptu Sofyan T. Ishak, SH, MH selaku Paur Subbag Min Opsnal Bag Binops Ditresnarkoba, turut didampingi oleh Kasat Resnarkoba Polresta Gorontalo Kota, AKP Dimas W. Wijaya, S.Tr.K., S.I.K. Mereka meninjau langsung sejumlah aspek yang menjadi indikator penilaian, salah satunya adalah implementasi program yang dijalankan oleh Posko Kampung Bebas Miras dan Narkoba di Wongkaditi Barat.
AKP Dimas mengungkapkan bahwa secara umum inovasi yang dilakukan oleh Satgas setempat terbilang baik. Salah satu hal yang diapresiasi adalah adanya kegiatan pembinaan intensif kepada pemuda yang difasilitasi langsung oleh pihak kelurahan bersama perangkat RW dan RT.
“Para pemuda dilibatkan dalam berbagai kegiatan positif yang membuat mereka lebih sibuk dengan hal-hal produktif. Ini penting untuk membentengi diri mereka dari pengaruh buruk narkoba maupun miras,” ujar AKP Dimas.
Ia juga menekankan pentingnya peran generasi muda dalam memerangi penyalahgunaan narkotika. Menurutnya, bukan hanya menjauhi, tetapi pemuda juga harus mengenali bahaya serta dampak narkoba agar dapat mengantisipasi sejak dini.
“Peredaran narkoba sudah sangat luas dan korbannya berasal dari berbagai lapisan masyarakat. Maka dari itu, keluarga sebagai lingkungan terdekat harus mampu melakukan deteksi dini, salah satunya dengan mengawasi pergaulan dan memberikan pemahaman akan bahaya narkoba,” pungkas AKP Dimas.
Lomba Kampung Bebas Narkoba ini menjadi salah satu strategi Polda Gorontalo untuk menggalakkan partisipasi masyarakat dalam upaya preventif, serta membentuk kampung yang aktif melawan peredaran narkotika demi masa depan generasi yang sehat dan produktif.(*)













