Diduga Gelapkan Uang Pelunasan, Oknum Karyawan Adira Finance Tilamuta Bikin Nasabah Merugi, BPKB Tak Diserahkan

Poota.id, Boalemo – Kasus dugaan penggelapan uang pelunasan kredit kembali mencoreng lembaga pembiayaan di Kabupaten Boalemo. Seorang nasabah Adira Finance berinisial FA, warga Desa Tangga Barito, Kecamatan Dulupi, mengaku menjadi korban penyalahgunaan dana pelunasan oleh oknum karyawan perusahaan Adira.

Peristiwa ini mencuat setelah pihak keluarga FA mendatangi kantor Adira Finance Tilamuta untuk mengambil Bukti Pemilikan Kendaraan Bermotor (BPKB). Namun, mereka justru mendapatkan informasi mengejutkan dari pihak perusahaan yang menyebutkan bahwa status kredit FA masih memiliki tunggakan sekitar Rp2 jutaan, padahal keluarga mengaku telah melunasi semua kewajiban.

“Kami sudah bayar lunas lewat salah satu karyawan Adira berinisial IA pada 10 Juni 2025 sebesar Rp4.200.000 dibuktikan dengan kwitansi. Tapi saat datang ambil BPKB, malah dibilang masih ada tunggakan. Padahal uangnya sudah kami serahkan langsung ke IA,” ungkap ibu FA kepada Poota.id, Sabtu (26/10/2025).

Baca Juga :  Gotong Royong Cegah Banjir, Pengusaha Tambang Dulupi Lakukan Pengerukan Sedimentasi di Sambati

Keluarga FA mengaku melakukan pelunasan pada 23 September 2025 sebesar sekitar Rp5 juta sesuai perhitungan terakhir. Namun hingga kini, BPKB kendaraan belum juga diserahkan.

Menurut keluarga, pihak Adira Finance sempat berjanji akan menyerahkan BPKB setelah proses pengecekan internal terkait dugaan penyalahgunaan dana oleh karyawan bersangkutan. Namun, janji tersebut belum terealisasi hingga berita ini diterbitkan.

“Kami hanya ingin kejelasan dan BPKB motor kami dikembalikan. Jangan sampai masyarakat lain juga dirugikan seperti kami,” tegas ibu FA dengan nada kecewa.

Kasus ini membuat masyarakat Boalemo, khususnya para nasabah lembaga pembiayaan, merasa was-was. Mereka khawatir kejadian serupa bisa menimpa nasabah lain apabila tidak ada pengawasan dan penindakan tegas dari pihak perusahaan maupun aparat penegak hukum.

“Kalau memang ada oknum yang menyalahgunakan uang nasabah, seharusnya Adira segera mengembalikan hak pelanggan dan mengambil tindakan hukum terhadap pelakunya,” ujar seorang warga yang enggan disebutkan namanya.

Baca Juga :  Wisma Boalemo: Antara Janji Penampungan Mahasiswa dan Realita “Rumah Hantu”

Hingga berita ini diterbitkan, pihak Adira Finance Boalemo belum memberikan klarifikasi resmi terkait dugaan penggelapan dana pelunasan oleh oknum karyawannya. Redaksi Poota.id masih berupaya mendapatkan konfirmasi dari manajemen Adira Finance wilayah Boalemo maupun dari kantor pusat untuk memperoleh keterangan lebih lanjut.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *