Poota.id, Boalemo — Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula, M.Kes, menegaskan pentingnya penguatan kualitas pendidikan kebidanan sebagai upaya strategis meningkatkan pelayanan kesehatan daerah. Pesan tersebut disampaikan dalam kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) Program Studi S1 Kebidanan dan Program Profesi Bidan mahasiswa kebidanan Boalemo yang digelar di Hotel Grand Amalia, Selasa (13/1/2026).
Kegiatan monev dibuka langsung oleh Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali, S.Sos, M.Si serta dihadiri dosen kebidanan dari Institusi Teknologi Sains Kesehatan Rumah Sakit Dr. Soepraoen Malang Kesdam V/Brawijaya, yaitu Rani Safitri, S.ST, M.Keb, Ph.D dan Raden Maria Veronica, S.ST, M.Keb.
Sutriyani Lumula menjelaskan bahwa pendidikan kebidanan menjadi salah satu pilar penting dalam meningkatkan derajat kesehatan masyarakat, terutama terkait penurunan angka kematian ibu dan bayi, penanganan stunting, serta penguatan pelayanan kesehatan primer.
“Tenaga bidan memiliki peran strategis dalam memastikan pelayanan kesehatan ibu dan anak berjalan optimal. Karena itu peningkatan mutu pendidikan bidan harus terus kita dorong,” ujarnya.
Menurutnya, tantangan pembangunan kesehatan ke depan semakin kompleks sehingga dibutuhkan bidan yang kompeten, responsif, dan memiliki standar pelayanan sesuai kebutuhan daerah.
Selain itu, Sutriyani juga mengapresiasi kerja sama institusional antara Pemkab Boalemo dan Institusi Teknologi Sains Kesehatan Dr. Soepraoen Malang sebagai upaya memperkuat kompetensi SDM kesehatan di tingkat daerah.
“Kami berharap melalui monev ini kualitas lulusan, profesi, dan pelayanan kesehatan di Boalemo semakin meningkat,” tambahnya.
Sementara itu, Wakil Bupati Boalemo Lahmudin Hambali pada kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi kepada mahasiswa kebidanan Boalemo yang telah menjalani proses belajar di institusi kesehatan terakreditasi di Malang.
Pemerintah daerah menilai kerja sama ini dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi sektor kesehatan di Boalemo, khususnya dalam peningkatan mutu tenaga bidan dan pelayanan kesehatan masyarakat.













