Poota.id, Boalemo – Direktur RSUD drg. Clara Gobel (RSCG) Boalemo, dr. Wahyudin Dangkua, Sp.PD, FINASIM, menegaskan komitmennya membawa rumah sakit yang ia pimpin menjadi rumah sakit terbaik di Provinsi Gorontalo pada tahun 2030. Target ambisius ini dituangkan dalam kajian analisis SWOT yang disusun bersama tim ahli dan manajemen RSCG sebagai peta jalan strategis menuju transformasi layanan kesehatan daerah.
Dalam dokumen tersebut, visi besar RSCG menitikberatkan pada pelayanan prima, penguatan sumber daya manusia profesional, peningkatan sarana dan prasarana, ketersediaan pembiayaan yang memadai, serta pemanfaatan teknologi digital untuk mendukung mutu layanan. Analisis SWOT juga menguraikan kekuatan, kelemahan, peluang, dan ancaman yang perlu dikelola secara adaptif agar target 2030 dapat tercapai.
“Kami yakin, dengan kerja keras dan dukungan semua pihak, visi rumah sakit terbaik 2030 bukan hanya slogan, melainkan sesuatu yang nyata,” ujar dr. Wahyudin, Senin (16/9/2025).
Tidak hanya fokus pada pembangunan fisik, manajemen RSCG juga menempatkan pembentukan budaya organisasi yang kuat sebagai kunci utama. Kabid Keperawatan, Ns. Sri Dewi A. Suratinoyo, S.Kep, MH, menegaskan bahwa peningkatan mutu layanan harus menyentuh seluruh aspek sistem rumah sakit.
“Budaya organisasi yang kuat, peningkatan kompetensi staf, jaminan mutu serta keselamatan pasien, pengelolaan anggaran yang efisien, hingga komunikasi transparan dengan pemangku kepentingan menjadi fondasi penting,” jelas Sri Dewi.
Langkah strategis ini menjadi bagian dari transformasi besar RSUD drg. Clara Gobel untuk menghadirkan pelayanan kesehatan berkualitas, modern, dan berorientasi pada keselamatan pasien. Dengan dukungan pemerintah daerah serta kepercayaan masyarakat, RSCG Boalemo optimistis dapat mewujudkan visi besar menuju “Rumah Sakit Unggul Gorontalo 2030.”













