Viral Kasus Begal di Boalemo Ternyata Hoaks, Korban Diamankan Polisi dan Minta Maaf

Poota.id, Boalemo — Kasus dugaan pembegalan yang sempat menghebohkan masyarakat Kabupaten Boalemo, ternyata tidak benar. Setelah dilakukan penyelidikan, Tim Resmob Olongia Polres Boalemo bersama Polsek Wonosari mengamankan perempuan berinisial Jihan, yang sebelumnya mengaku menjadi korban begal.

Dalam video klarifikasi yang direkam di Mapolres Boalemo, Jihan mengakui bahwa peristiwa penodongan dan perampasan yang sempat ramai diberitakan oleh media online tidak pernah terjadi.

Ia menjelaskan bahwa handphone dan uang yang sebelumnya dilaporkan dirampas ternyata diambil oleh ponakannya sendiri, dan saat ini barang-barang tersebut sudah dikembalikan dalam keadaan utuh.

Baca Juga :  Temuan BPK di Dinkes Bone Bolango Disorot, Dugaan Kerugian Negara Rp254 Juta

“Saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh masyarakat Boalemo, terutama kepada pihak kepolisian, karena telah membuat kegaduhan dan rasa takut di tengah masyarakat,” ujar Jihan dalam pernyataannya.

Sebelumnya, pada Rabu malam 9 Juli 2025 sekitar pukul 21.30 WITA, warga Boalemo dihebohkan dengan berita seorang perempuan menjadi korban pembegalan di wilayah Desa Bongo Satu, Kecamatan Wonosari. Informasi tersebut langsung menyebar luas di media sosial dan sejumlah media online, memicu kekhawatiran publik atas maraknya aksi kejahatan jalanan.

Namun setelah dilakukan penyelidikan intensif oleh aparat kepolisian, keterangan Jihan terbukti tidak sesuai dengan fakta. Tim Resmo Olongia pun bertindak cepat untuk meluruskan informasi yang telah membuat gaduh masyarakat.(*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *