Kejari Bone Bolango Didesak Tuntaskan Dugaan Korupsi Proyek Spa Sauna Lombongo Senilai Rp 2 Miliar

Poota.id, Bone Bolango – Aktivis antikorupsi Lion Paneo kembali menyoroti dugaan tindak pidana korupsi (Tipikor) dalam pelaksanaan proyek Spa Sauna Lombongo di Kabupaten Bone Bolango. Proyek dengan nilai anggaran lebih dari Rp 2 miliar ini diduga sarat penyimpangan dan kini tengah diproses oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Bone Bolango.

Lion Paneo menegaskan bahwa proyek yang dikerjakan oleh Diaspora Bone Bolango tersebut menyimpan banyak kejanggalan sejak awal pelaksanaan. Ia mendesak Kejari Bone Bolango segera menetapkan tersangka dalam kasus tersebut, baik dari unsur dinas maupun kontraktor yang diduga bermain di balik proyek itu.

“Kami berharap Kejari Bone Bolango segera menetapkan tersangka, siapapun itu—baik dari pihak dinas maupun oknum kontraktor nakal yang terlibat. Jangan ada yang dilindungi,” tegas Lion Paneo kepada media, Kamis (9/10/2025).

Baca Juga :  Polsek Kota Tengah Tebar Kepedulian Lewat Baksos Menyambut HUT Bhayangkara ke-79

Menurutnya, pekerjaan proyek Spa Sauna Lombongo sudah bermasalah dari tahun ke tahun dan bahkan terindikasi melibatkan oknum aparat desa. Ia menilai, lemahnya pengawasan dan dugaan praktik kongkalikong menjadi faktor utama terjadinya kerugian negara dalam proyek tersebut.

“Ini bukan persoalan baru. Setiap tahun ada persoalan dalam pekerjaan itu, dan ada indikasi keterlibatan pihak-pihak lain termasuk aparat desa. Kami mendorong agar Kejari benar-benar serius menuntaskan kasus ini,” lanjutnya.

Kasus dugaan korupsi Spa Sauna Lombongo ini menambah panjang daftar persoalan hukum di Kabupaten Bone Bolango. Aktivis dan masyarakat sipil telah lama menyerukan pentingnya transparansi dan akuntabilitas dalam pengelolaan anggaran daerah agar tidak terus dimanfaatkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab.

Dengan adanya temuan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) 2023, publik berharap Kejari Bone Bolango segera mengambil langkah tegas untuk mengusut tuntas seluruh dugaan korupsi yang merugikan keuangan negara di daerah tersebut.

Baca Juga :  Kejaksaan Tetapkan Status Penyidikan Kasus Dugaan Korupsi Tunjangan DPRD Kabupaten Gorontalo

“Kita ingin Kejari Bone Bolango menunjukkan komitmennya dalam pemberantasan korupsi. Jangan sampai kasus ini menguap begitu saja seperti yang sudah-sudah,” tutup Lion Paneo.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *